Wisatas

10 Desa Paling Bersih Di Dunia Yang Terkenal Dengan Lingkungan Sehat Dan Indah

10 Desa Paling Bersih Di Dunia Yang Terkenal Dengan Lingkungan Sehat Dan Indah memperlihatkan bagaimana masyarakat lokal dapat menjaga kebersihan, alam, tata ruang, dan warisan budaya secara bersamaan. Beberapa desa membatasi kendaraan bermotor, mengelola sampah bersama, melindungi hutan, atau mengarahkan pendapatan pariwisata untuk konservasi. Namun, dunia tidak memiliki pemeringkatan resmi tunggal yang menentukan sepuluh desa terbersih secara universal. Karena itu, daftar ini memilih desa yang memiliki reputasi kebersihan atau bukti kuat dalam pelestarian lingkungan, pariwisata berkelanjutan, dan pengelolaan kawasan yang tertata.

Ringkasan :10 Desa Paling Bersih Di Dunia

  • Penglipuran dan Mawlynnong membangun reputasi internasional melalui kebersihan lingkungan serta keterlibatan masyarakat.
  • Wengen, Shirakawa, Gruyères, dan desa lain menjaga lingkungan melalui pembatasan kendaraan, konservasi, atau pariwisata berkelanjutan.
  • Istilah “lingkungan sehat” dalam daftar ini menggambarkan kawasan yang bersih, hijau, tertata, dan terpelihara, bukan ukuran medis kesehatan penduduk.

1. Penglipuran, Indonesia Menjaga Kebersihan sebagai Budaya Bersama

Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali, terkenal karena tata ruang tradisional, lingkungan terawat, serta komitmen masyarakat terhadap kebersihan. Warga mengelola sampah, menjaga ruang publik, dan mempertahankan hutan bambu sebagai bagian penting lingkungan desa. Kawasan inti juga membatasi kendaraan bermotor sehingga pejalan kaki dapat menikmati suasana yang lebih tenang. (Visit Indonesia)

UN Tourism memilih Penglipuran sebagai Best Tourism Village 2023. Lembaga tersebut menyoroti pengelolaan sampah, konservasi sumber daya alam, pendidikan lingkungan, serta praktik pariwisata berkelanjutan yang masyarakat jalankan. (Best Tourism Villages)

2. Mawlynnong, India Terkenal dengan Tradisi Menjaga Desa

Mawlynnong berada di East Khasi Hills, Meghalaya. Pemerintah Meghalaya mencatat masyarakat sudah lama menjadikan kebersihan lingkungan sebagai tradisi dan menyediakan tempat sampah bambu di berbagai bagian desa. Warga juga mengumpulkan sampah untuk pengolahan serta menjaga kawasan hutan di sekitarnya. (Meghalaya Pemerintah)

Discover India Magazine pernah menyebut Mawlynnong sebagai desa terbersih di Asia pada 2003. Meghalaya Tourism sampai sekarang masih memperkenalkan kawasan tersebut melalui reputasi kebersihan, lanskap hijau, dan living root bridge yang menjadi bagian budaya Khasi. (Meghalaya Tourism)

3. Khonoma, India Mengutamakan Konservasi Alam

Khonoma di Nagaland menawarkan contoh desa yang membangun identitas melalui perlindungan alam. Nagaland Tourism menyebut Khonoma sebagai Green Village pertama di Asia dan mencatat masyarakat membentuk Khonoma Nature Conservation and Tragopan Sanctuary pada 1998. (Tourism Nagaland)

Masyarakat menggunakan kawasan konservasi tersebut untuk melindungi Blyth’s tragopan, satwa liar lain, serta tumbuhan langka. Hutan hijau, sawah bertingkat, dan keterlibatan masyarakat dalam konservasi membuat Khonoma layak masuk daftar desa dengan lingkungan yang terjaga.

4. Wengen, Swiss Menjaga Desa Pegunungan Tanpa Mobil

Wengen berada di kawasan Bernese Oberland, Swiss, pada ketinggian sekitar 1.274 meter. Switzerland Tourism memperkenalkan Wengen sebagai desa pegunungan bebas mobil yang berada di kaki kawasan Jungfrau. (Switzerland Tourism)

Pembatasan mobil membantu mempertahankan karakter desa dan mengurangi dominasi lalu lintas kendaraan di pusat permukiman. Chalet kayu, jalur pejalan kaki, pegunungan, dan akses kereta membentuk lanskap yang tertata tanpa menghilangkan konektivitas bagi masyarakat maupun wisatawan.

5. Shirakawa, Jepang Menjaga Alam dan Warisan Gassho-Zukuri

Shirakawa di Prefektur Gifu terkenal melalui rumah tradisional bergaya gassho-zukuri. UNESCO memasukkan desa-desa bersejarah Shirakawa-go dan Gokayama dalam Daftar Warisan Dunia pada 1995 karena masyarakat mempertahankan pola kehidupan yang menyesuaikan diri dengan kondisi pegunungan. (UNESCO World Heritage Centre)

UN Tourism kemudian memilih Shirakawa sebagai Best Tourism Village 2023. Masyarakat membatasi parkir wisata pada area tertentu dan menggunakan sebagian pendapatan parkir untuk mendukung konservasi kawasan warisan. Kebijakan tersebut membantu desa mengendalikan dampak kunjungan terhadap lingkungan. (Best Tourism Villages)

6. Yvoire, Prancis Menggabungkan Kebersihan dan Lanskap Bunga

Yvoire berdiri di tepi Danau Léman, Prancis, dan mempertahankan karakter desa abad pertengahan melalui jalan berbatu, bangunan tua, serta kawasan hijau. Pemerintah setempat mempertahankan penghargaan 4 Fleurs, tingkat tertinggi dalam program Villes et Villages Fleuris. (yvoire.fr)

Penilaian tersebut tidak hanya memperhatikan bunga. Program juga mempertimbangkan perlindungan lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, keanekaragaman hayati, kualitas ruang hidup, dan keterlibatan masyarakat. Yvoire karena itu menampilkan lingkungan yang indah sekaligus terkelola. (yvoire.fr)

7. Reine, Norwegia Menjaga Keaslian Desa Nelayan

Reine berada di Kepulauan Lofoten dan mempertahankan kehidupan sebagai desa nelayan aktif. Visit Norway mencatat sekitar 300 orang tinggal di kawasan tersebut, sementara industri perikanan masih memainkan peran penting dalam kehidupan lokal. (Visit Norway)

Otoritas pariwisata setempat meminta pengunjung menjaga kebersihan, menggunakan tempat sampah, menghormati penduduk, dan memakai area berkemah resmi. Reine mempertahankan perpaduan laut jernih, pegunungan dramatis, serta permukiman tradisional tanpa memisahkan pariwisata dari tanggung jawab lingkungan. (Visit Norway)

10 desa paling bersih di dunia yang terkenal dengan lingkungan hijau

8. Gruyères, Swiss Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan

Gruyères terkenal melalui desa abad pertengahan, produk pertanian lokal, serta lanskap Pegunungan Alpen Swiss. UN Tourism memilihnya sebagai Best Tourism Village pada 2021 dan menyoroti komitmen kawasan terhadap konservasi sumber daya alam serta budaya. (Best Tourism Villages)

Pusat bersejarah Gruyères juga mengutamakan pejalan kaki. Desa tersebut berada dalam kawasan Regional Nature Park Gruyère Pays-d’Enhaut sehingga perlindungan alam berjalan bersama kegiatan pariwisata, pertanian, dan pelestarian kuliner lokal. (Best Tourism Villages)

9. Morcote, Swiss Melindungi Lanskap Danau dan Ruang Hijau

Morcote berada di tepi Lago Ceresio atau Danau Lugano. UN Tourism memasukkannya dalam Best Tourism Villages 2023, sedangkan Swiss Tourism Federation menyoroti program desa yang mendorong penduduk dan pengunjung memahami isu lingkungan serta perilaku wisata berkelanjutan. (Best Tourism Villages)

Morcote juga menjalankan upaya pemulihan lanskap melalui kebun buah, padang rumput, kebun zaitun, dan tanaman lokal. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa desa dapat mempertahankan keindahan sekaligus mengelola lingkungan secara aktif. (stv-fst.ch)

10. Caleta Tortel, Chile Menjaga Lanskap Patagonia

Caleta Tortel berada di Region Aysén, Chile, dan menawarkan lanskap Patagonia yang kuat. UN Tourism memasukkan desa ini dalam Best Tourism Villages 2023 bersama dua desa Chile lainnya setelah menilai aspek keberlanjutan, pelestarian lanskap, nilai lokal, serta kehidupan masyarakat. (Best Tourism Villages)

Pengakuan tersebut tidak menjadikannya “desa terbersih nomor sepuluh” secara resmi. Namun, komitmen terhadap lingkungan dan pengelolaan pariwisata membuat Caleta Tortel relevan dalam pembahasan desa dunia yang mempertahankan kawasan alami secara serius.

Penutup : 10 Desa Paling Bersih Di Dunia

10 Desa Paling Bersih Di Dunia Yang Terkenal Dengan Lingkungan Sehat Dan Indah menunjukkan bahwa lingkungan terawat muncul melalui kebiasaan masyarakat dan kebijakan yang konsisten. Penglipuran menggabungkan adat dengan pengelolaan sampah, Mawlynnong mempertahankan tradisi kebersihan, sementara Wengen membatasi kendaraan dan Shirakawa mengarahkan pariwisata untuk mendukung konservasi. Desa lain menjaga hutan, lanskap, ruang hijau, hingga kehidupan tradisional melalui pendekatan berbeda. Tidak ada klasemen resmi dunia yang menentukan urutan mutlak desa terbersih. Namun, sepuluh tempat tersebut menunjukkan bagaimana masyarakat dapat menjaga keindahan lingkungan tanpa mengabaikan budaya dan keberlanjutan.

Baca Juga : Misteri Dan Kisah Mistis Sibolga

FAQ

1. Apa desa yang terkenal sebagai desa terbersih di Asia?
Mawlynnong di Meghalaya mendapat julukan tersebut setelah Discover India Magazine memberikan pengakuan pada 2003. Pemerintah Meghalaya juga mencatat tradisi kebersihan masyarakatnya. (Meghalaya Pemerintah)

2. Apakah Penglipuran termasuk desa terbaik dunia?
Ya. UN Tourism memilih Penglipuran sebagai Best Tourism Village 2023 berdasarkan berbagai aspek, termasuk keberlanjutan lingkungan dan pelestarian budaya. (Best Tourism Villages)

3. Apakah ada ranking resmi desa terbersih di dunia?
Tidak ada satu pemeringkatan resmi global yang secara universal menentukan urutan desa terbersih dunia. Berbagai penghargaan menggunakan kriteria dan metode berbeda.

4. Mengapa Wengen memiliki lingkungan yang menarik?
Wengen mempertahankan pusat desa tanpa mobil dan mengandalkan kereta serta mobilitas pejalan kaki dalam kawasan pegunungan Swiss. (Switzerland Tourism)

5. Apa yang membuat Shirakawa terkenal?
Shirakawa terkenal melalui rumah gassho-zukuri, pelestarian lanskap, dan pengelolaan pariwisata yang mendukung konservasi warisan. (Best Tourism Villages)

6. Apakah desa bersih selalu berarti penduduknya lebih sehat?
Tidak. Kebersihan dan kualitas lingkungan dapat mendukung kenyamanan hidup, tetapi kesehatan masyarakat juga dipengaruhi banyak faktor lain.

7. Apa kesamaan desa-desa dalam daftar ini?
Sebagian besar mengandalkan partisipasi masyarakat, pengelolaan ruang, konservasi alam, pembatasan dampak pariwisata, atau perlindungan warisan untuk menjaga lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *